Trending Post...

Wednesday, June 13, 2012

One Hour Dental whitening Pasca Perawatan Kawat Gigi

Perawatan behel biasanya memerlukan waktu yang relatif lama. Dalam jangka waktu tersebut tentu upaya pembersihan gigi menjadi tidak maksimal. Behel gigi memudahkan sisa makanan untuk menempel. Dokter gigi biasanya menyarankan untuk lebih telaten membersihkan gigi selama perawatan behel dengan sikat gigi khusus. Namun tidak semua pasien patuh membersihkan gigi dengan telaten.
Efek yang didapat adalah semakin mudahnya gigi menjadi berwarna. Agak aneh apabila pasca perawatan orto gigi menjadi rapi tapi berwarna kekuningan.
Gigi yang rapi tentu akan semakin sempurna dengan warna yang putih cemerlang. Percaya diri semakin meningkat dan mengangkat performa anda di depan relasi.
Prosedur whitening/bleaching dewasa ini tidak membutuhkan waktu lama. Cukup 1 jam saja maka gigi putih cemerlang alami akan anda dapatkan. perawatan kawat gigi/behel semakin optimal dengan tooth whitening. dms

Monday, May 14, 2012

Dental Bleaching

Pemutihan gigi atau dikenal dengan dental bleaching/whitening kini bagaikan sebuah gaya hidup. Dengan metode yang semakin mudah, murah dan aman, semakin banyak pasien klinik gigi seperti klinik PERIGIGI yang menginginkan giginya beberapa tingkat lebih putih.
Beberapa pertanyaan yang umum saat melakukan perawatan bleaching adalah:

  • Apakah hasil bleaching dapat sama satu dengan yang lain?

Tentu saja tidak, masing-masing individu memiliki kasusnya sendiri. Tiap orang berbeda derajat keparahan dan tingkat pewarnaan giginya.
 
  • Apakah bleaching berefek samping?
Efek samping yang paling umum adalah gigi sensitif. Tidak perlu kuatir karena efek samping tersebut pada sebagian besar kasus bersifat sementara. Dengan kemajuan teknologi bahan, efek samping tersebut dapat ditanggulangi.

  • Apakah bahan bleaching yang dijual bebas di pasaran sama dengan yang digunakan oleh dokter gigi?
Tentu saja berbeda, secara umum bleaching ada 3 jenis.

Pertama adalah In Office Bleaching


In office bleaching adalah perawatan pemutihan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi di klinik gigi. Menggunakan bahan dengan konsentrasi tinggi (38 % - 40 %) dengan waktu perawatan yang relatif singkat (45 menit – 1 jam). In office bleaching memiliki tingkat keberhasilan dan keamanan yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan sistem lainnya. 

Kedua adalah Profesional Take Home Bleaching

Adalah perawatan bleaching yang dapat dilakukan di rumah atas rekomendasi dokter gigi. Memiliki konsentrasi bahan yang lebih rendah dibandingkan dengan in office bleaching serta waktu perawatan kontinyu dan relatif lama. Professional take home bleaching memiliki hasil yang kurang jika dibandingkan dengan in office bleaching. Metode bleaching ini sering direkomendasikan dokter gigi untuk menunjang perawatan in office bleaching

Ketiga adalah  Over The Counter Bleaching

Merupakan sistim bleaching yang paling murah dan dijual bebas di pasaran dengan konsentrasi paling rendah dan hasil yang paling minimal. Metode bleaching ini tidak melalui rekomendasi dari dokter gigi.
 
 Bagaimana memilih yang terbaik? tentu saja in office bleaching lebih dianjurkan. Selain hasilnya lebih memuaskan, perawatan lebih aman karena dilakukan dan diawasi oleh dokter gigi.

Dalam Hal ini saya biasanya menggunakan produk Opalescene Boost dari Fondaco. Aplikasinya yang tidak rumit dan tidak intimidatif membuatnya nyaman untuk digunakan. Beberapa merk lain harus menggunakan bahan yang diaktivasi oleh sinar sehingga tampak menyeramkan dan kurang nyaman.

Kini saatnya anda tampil semakin percaya diri dengan Dental Bleaching !!!

Thursday, April 26, 2012

Teh hijau dan Kesehatan Gigi

Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman kesehatan. Lebih dari 4000 tahun bangsa asia kuno telah mengenal manfaat teh hijau.
Teh hijau diketahui bermanfaat untuk menghindarkan dari masalah-masalah kesehatan. Masalah seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan berbagai masalah kecantikan. Bagaimana manfaat teh hijau pada kesehatan gigi dan mulut?
Seorang peneliti Jepang bernama Dr. Yoshihiro Shimazaki mengatakan, konsumsi secangkir teh hijau secara teratur bermanfaat pada penyakit gusi dan jaringan pendukungnya.
Manfaat tersebut didapat dari kandungan antioksidan yang disebut polyphenol dan Catechin. Senyawa antioksidan tersebut mampu meredakan peradangan. Penyakit gusi biasanya disertai dengan peradangan dalam berbagai tahap. Konsumsi teh hijau memperbaiki kondisi peradangan dan memberikan kesempatan tubuh untuk memulihkan kondisi kesehatan gusi.
Aksi polyphenol bermanfaat untuk mencegah insidensi kanker rongga mulut. Menetralkan radikal bebas yang menginduksi kanker rongga mulut.
Untuk anda yang bermasalah dengan bau mulut (halitosis), teh hijau dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi masalah. Sekali lagi polyphenol memiliki efek antimikrobial dan deodoran. Manajemen bau mulut ditekankan pada pengurangan konsentrasi mikroba. Mikroba mengubah substansi protein menjadi VSC (Volatile Sulfur Compound). VSC diantaranya adalah H(2)S dan CH(3)SH yang bertanggungjawab pada munculnya bau mulut atau halitosis. Teh hijau memiliki dual effect antimikroba dan deodoran sehingga efektif mengatasi bau mulut atau halitosis.
Pembentukan plak menyebabkan gigi mudah untuk berlubang. Lapisan tipis yang dihuni bakteri ini akan menyebabkan situasi asam di dalam rongga mulut. kondisi rongga mulut yang asam akan menyebabkan terjadinya lubang pada struktur jaringan keras gigi.
Teh hijau dengan catechin mengurangi kadar keasaman plak. dengan demikian maka teh hijau mampu memperlambat aktivitas bakteri untuk menyebabkan lubang pada gigi.
Dengan manfaat yang baik tersebut, tidak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi teh hijau. Rasa pahitnya memang sedikit mengurangi minat, namun dengan manfaat yang banyak maka sangat beralasan untuk memulai sebuah kebiasaan baik. dms

Artikel ini dapat pula dilihat di SINI

Monday, May 2, 2011

3 MIX-MP ???...

Berawal dari makin seringnya penggunan terapi 3mix pada kasus-kasus dengan indikasi endodontik dan munculnya respon negatif dari pasien maka saya menulis artikel ini. 3MIX-MP, sebuah metode perawatan yang aslinya berjuluk LSTR (Lesion Sterilization and Tissue Repair) ini sangat cepat populer. Diterima sebagai
"alternatif" perawatan endodontik yang relatif merepotkan. Metode ini cepat diterima karena kemudahannya. Bayangkan semua kasus mulai dari pulpitis reversibel sampai dengan nekrose pulpa dapat dilakukan terapi dengan 3mix-MP.

Perawatan 3MIX yang diklaim menyerupai keberhasilan perawatan endodontik ini rupanya tidak semanis yang digembargemborkan. Singkatnya pada pasien-pasien yang saya tangani lebih dari 50% tidak tercapai tujuan perawatannya. Padahal pada pasien-pasien tersebut, dentin dan jaringan yang terdampak sudah saya bersihkan. Bandingkan dengan metode asli 3MIX-MP yang sengaja meninggalkan jaringan keras yang melunak dengan alasan dapat mengeras (rekalsifikasi). Klaim rekalsifikasi juga meragukan. Saya curiga bahwa penelitian aslinya memiliki kondisi pendukung yang berbeda dengan klinik kebanyakan di Indonesia. Sangat mungkin kebersihan alat dan ruangan diperhatikan atau bahan-bahan yang digunakan memiliki spesifikasi khusus. Read More

Thursday, March 24, 2011

BIjak dalam Berkumur !

Mouth Rinse atau obat kumur sangat akrab di kalangan masyarakat. Apalagi ditunjang dengan iklan yang gencar di berbagai media baik cetak maupun elektronik. Berbagai keunggulan tampak sangat diobral. Namun demikian, apakah anda menyadari sesuatu yang tidak pernah digembargemborkan? kalaupun ada hanya di petunjuk pemakaian. Padahal konsumen yang tidak begitu menganggap obat kumur sebagai obat yang patut dicermati, seringkali mengabaikan petunjuk pemakaian. Read More