Trending Post...

Thursday, April 26, 2012

Teh hijau dan Kesehatan Gigi

Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman kesehatan. Lebih dari 4000 tahun bangsa asia kuno telah mengenal manfaat teh hijau.
Teh hijau diketahui bermanfaat untuk menghindarkan dari masalah-masalah kesehatan. Masalah seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan berbagai masalah kecantikan. Bagaimana manfaat teh hijau pada kesehatan gigi dan mulut?
Seorang peneliti Jepang bernama Dr. Yoshihiro Shimazaki mengatakan, konsumsi secangkir teh hijau secara teratur bermanfaat pada penyakit gusi dan jaringan pendukungnya.
Manfaat tersebut didapat dari kandungan antioksidan yang disebut polyphenol dan Catechin. Senyawa antioksidan tersebut mampu meredakan peradangan. Penyakit gusi biasanya disertai dengan peradangan dalam berbagai tahap. Konsumsi teh hijau memperbaiki kondisi peradangan dan memberikan kesempatan tubuh untuk memulihkan kondisi kesehatan gusi.
Aksi polyphenol bermanfaat untuk mencegah insidensi kanker rongga mulut. Menetralkan radikal bebas yang menginduksi kanker rongga mulut.
Untuk anda yang bermasalah dengan bau mulut (halitosis), teh hijau dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi masalah. Sekali lagi polyphenol memiliki efek antimikrobial dan deodoran. Manajemen bau mulut ditekankan pada pengurangan konsentrasi mikroba. Mikroba mengubah substansi protein menjadi VSC (Volatile Sulfur Compound). VSC diantaranya adalah H(2)S dan CH(3)SH yang bertanggungjawab pada munculnya bau mulut atau halitosis. Teh hijau memiliki dual effect antimikroba dan deodoran sehingga efektif mengatasi bau mulut atau halitosis.
Pembentukan plak menyebabkan gigi mudah untuk berlubang. Lapisan tipis yang dihuni bakteri ini akan menyebabkan situasi asam di dalam rongga mulut. kondisi rongga mulut yang asam akan menyebabkan terjadinya lubang pada struktur jaringan keras gigi.
Teh hijau dengan catechin mengurangi kadar keasaman plak. dengan demikian maka teh hijau mampu memperlambat aktivitas bakteri untuk menyebabkan lubang pada gigi.
Dengan manfaat yang baik tersebut, tidak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi teh hijau. Rasa pahitnya memang sedikit mengurangi minat, namun dengan manfaat yang banyak maka sangat beralasan untuk memulai sebuah kebiasaan baik. dms

Artikel ini dapat pula dilihat di SINI

Monday, May 2, 2011

3 MIX-MP ???...

Berawal dari makin seringnya penggunan terapi 3mix pada kasus-kasus dengan indikasi endodontik dan munculnya respon negatif dari pasien maka saya menulis artikel ini. 3MIX-MP, sebuah metode perawatan yang aslinya berjuluk LSTR (Lesion Sterilization and Tissue Repair) ini sangat cepat populer. Diterima sebagai
"alternatif" perawatan endodontik yang relatif merepotkan. Metode ini cepat diterima karena kemudahannya. Bayangkan semua kasus mulai dari pulpitis reversibel sampai dengan nekrose pulpa dapat dilakukan terapi dengan 3mix-MP.

Perawatan 3MIX yang diklaim menyerupai keberhasilan perawatan endodontik ini rupanya tidak semanis yang digembargemborkan. Singkatnya pada pasien-pasien yang saya tangani lebih dari 50% tidak tercapai tujuan perawatannya. Padahal pada pasien-pasien tersebut, dentin dan jaringan yang terdampak sudah saya bersihkan. Bandingkan dengan metode asli 3MIX-MP yang sengaja meninggalkan jaringan keras yang melunak dengan alasan dapat mengeras (rekalsifikasi). Klaim rekalsifikasi juga meragukan. Saya curiga bahwa penelitian aslinya memiliki kondisi pendukung yang berbeda dengan klinik kebanyakan di Indonesia. Sangat mungkin kebersihan alat dan ruangan diperhatikan atau bahan-bahan yang digunakan memiliki spesifikasi khusus. Read More

Thursday, March 24, 2011

BIjak dalam Berkumur !

Mouth Rinse atau obat kumur sangat akrab di kalangan masyarakat. Apalagi ditunjang dengan iklan yang gencar di berbagai media baik cetak maupun elektronik. Berbagai keunggulan tampak sangat diobral. Namun demikian, apakah anda menyadari sesuatu yang tidak pernah digembargemborkan? kalaupun ada hanya di petunjuk pemakaian. Padahal konsumen yang tidak begitu menganggap obat kumur sebagai obat yang patut dicermati, seringkali mengabaikan petunjuk pemakaian. Read More

Thursday, February 24, 2011

Habis gelap terbitlah terang bersama Alegra Handpiece with LED

di dalam ruang praktek ada dua hal yang menjadi musuh abadi seorang dokter gigi saat mengerjakan pasien, yang pertama ludah atau saliva dan yang kedua adalah rongga mulut yang gelap. Ludah biasa diatasi dengan saliva ejector sedangkan kegelapan rongga mulut masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi. Perlu diperhatikan bahwa keadaan yang tidak mendukung seperti rongga mulut yang gelap sering berujung pada buruknya hasil perawatan, hasil perawatan yang buruk akan menjadi cikal bakal masalah yang berikutnya, masalah yang terus menerus muncul pada akhirnya akan menurunkan kredibilitas dokter gigi. Keadaan ini tentu tidak dapat dibiarkan, adakah solusinya? Read More...

Thursday, February 17, 2011

Metode Step back vs Crown Down pada Perawatan Saluran Akar

Di dunia kedokteran gigi semakin berkembang tren untuk mempertahankan gigi selama mungkin. Salah satu usahanya adalah dengan tidak mudah untuk menjatuhkan “vonis” tindakan pencabutan. Pada masa lalu pilihan perawatan mempertahankan gigi dengan perawatan saluran akar belum populer dan pasien cenderung untuk dilakukan pencabutan. Namun dengan arus informasi yang semakin pesat termasuk blog yang sedang anda baca ini maka peawatan saluran akar menjadi sebuah tren yang semakin digemari. Read More...